Showing posts with label irama. Show all posts
Showing posts with label irama. Show all posts

Wednesday, January 12, 2011

ADAMAYA -Yang Terindah

Drama Adamaya ni zura tengok kat internet je di Drama melayu online. Dalam masa 3 hari habis semua episod dari episod 1 sampai episod 23 aku tengok...... Sedih jugak la sampai hujan turun dengan lebatnya.....huhuhuhu :(((

Lisa Surihani.....
Sein Ruffedge.....

Yang Terindah

Semenjak kau hadir dalam hidupku
Tiada lagi keresahan
Kau mengetuk pintu hatiku
Tanpa sedar hingga ku izinkan

Kau yang bernama cinta
Kau yang memberi rasa
Kau yang ilhamkan bahagia
Hingga aku terasa indah


Maaf jikaku tidak sempurna
Tika bahagia mula menjelma
Bila keyakinan datang merasa
Kasih disalut dengan kejujuran

Mencintai dirimu
Merindui dirimu
Memiliki dirimu
Hingga akhir hayat bersama kamu

Kau yang bernama cinta
Kau yang memberi rasa
Kau yang ilhamkan bahagia
Hingga aku terasa indah




BILA CINTA - LAGENDA BUDAK SETAN

Cerita ni dah lama tapi di sebabkan duduk kat Riyadh...baru boleh nak tonton filem nih....huhuhu.. Best ler....suka tengok lakonan Lisa Surihani...

Kisah bermula dengan kenakalan Kasyah (lakonan Farid Kamil), seorang pelajar nakal yang sering membuli dan mengenakan pelajar lain bersama beberapa rakannya. Mereka sering dikenakan tindakan disiplin dan turut melabelkan kumpulan mereka sebagai anti perempuan.

Bila cinta kini
Tak lagi bermakna
Yang ku rasa kini
Hanyalah nestapa
Ditinggalkan cinta masa lalu

Dulu kau tawarkan
Manisnya janjimu
Yang ku sambut itu
Dengan segenap hatiku
Bila engkau pergi
Tinggalkanku

Hilangnya cintamu
Menusuk hatiku
Hingga ku memilih
Cinta yang fana

Perginya dirimu
merobek jantungku
Hingga ku terjatuh
Dalam harapan

Hilangnya cintamu
Menusuk hatiku
Hingga ku terjatuh
Dalam harapan
Uuu…
Dalam harapan

Tuesday, January 12, 2010

MUALIM -by Sami Yusuf






Shutterfly.com
We once had a Teacher
The Teacher of teachers,
He changed the world for the better
And made us better creatures,
Oh Allah we’ve shamed ourselves
We’ve strayed from Al-Mu'allim,
Surely we’ve wronged ourselves
What will we say in front him?
Oh Mu'allim...

Chorus
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
He was Muhammad salla Allahu 'alayhi wa sallam,
Muhammad, mercy upon Mankind,
Teacher of all Mankind.
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa ya Imamal Mursalina
(O Chosen One, O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One, O intercessor of the worlds)
He prayed while others slept
While others ate he’d fast,
While they would laugh he wept
Until he breathed his last,
His only wish was for us to be
Among the ones who prosper,
Ya Mu'allim peace be upon you,
Truly you are our Teacher,
Oh Mu'allim..

Chorus
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Ya Rasuli ya Muhammad
(O My Messenger O Muhammad)
Ya Bashiri ya Muhammad
(O bearer of good news O Muhammad)
Ya Nadhiri ya Muhammad
(O warner O Muhammad)
'Ishqu Qalbi ya Muhammad
(The love of my heart O Muhammad)
Nuru 'Ayni ya Muhammad
(Light of my eye O Muhammad)
He taught us to be just and kind
And to feed the poor and hungry,
Help the wayfarer and the orphan child
And to not be cruel and miserly,
His speech was soft and gentle,
Like a mother stroking her child,
His mercy and compassion,
Were most radiant when he smiled

Chorus
Abal Qasim [one of the names of the Prophet]
Ya Habibi ya Muhammad
(My beloved O Muhammad)
Ya Shafi'i ya Muhammad
(My intercessor O Muhammad)
Khayru khalqillahi Muhammad
(The best of Allah’s creation is Muhammad)
Ya Mustafa Ya Imamal Mursalina
(O Chosen One O Imam of the Messengers)
Ya Mustafa ya Shafi'al 'Alamina
(O Chosen One O intercessor of the worlds)

Tak Mungkin Kerna Sayang


Setiba di persimpangan,
Langkah kita tak lagi sehaluan
Bermula di saat itu
Tidak senada irama dan lagu

Begitu hidup ini
Tiada yang abadi
Yang patah tumbuh
Yang hilang berganti

Kau telah jauh, jauh dariku
Tiada ruang di hati buatmu
Namun harusku akui
Ada ketika di minda kau menjelma kembali

Sekali segala ada
Ada rindu yang datang tiba2
Tak mungkin kerana sayang
Cuma terganggu oleh perasaan

Begitu hidup ini
Tiada yang abadi
Yang patah tumbuh
Yang hilang berganti

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...